Pulang dari Pasar Main di Jembatan, Siswi MTs di Lamongan Kepalanya Terbentur Beton Jatuh ke Sungai

Korban Sinta,  pelajar Tsanawiyah ditemukan di dasar sungai dalam kondisi sudah meninggal dunia, Jumat (17/4/2020). Hanif Mansuri Korban Sinta,  pelajar Tsanawiyah ditemukan di dasar sungai dalam kondisi sudah meninggal dunia, Jumat (17/4/2020).

Banjir yang melanda kawasan Lamongan, Jawa Timur menelan korban. Sinta (15) seorang siswi Madrasah Tsanawiyah asal Desa Bambang, Kecamatan Turi tenggelam di Sungai Jembatan Dusun Mbaru, Desa Kemlagilor, Kecamatan Turi,  Jumat (17/4/2020).

Sebelum kejadian, korban sedang bermain dengan dua temannya ke Pasar Kiringan Turi. Lokasi ini masuk kawasan banjir yang cukup parah. 

Pulang dari pasar,  korban bermain di jembatan Dusun Mbaru. Korbanterpeleset lalu jatuh ke sungai.  

Saat jatuh terpeleset, kening korban diduga terbentur beton jembatan dan tak sadarkan diri hingga terseret arus air dan tenggelam di sungai. Dua teman korban tak bisa berbuat banyak, meeski sempat mencari korban.

Sewaktu ditanya warga setempat,  teman korban yang berenang di lokasi mengaku hanya mencari kaosnya yang hilang. 

Begitu didesak warga, sejumlah saksi baru mengakui kalau sedang mencari temannya yang tenggelam di lokasi. 

Para saksi kemudian minta bantuan warga untuk mencari korban. Warga mencari dengan bantuan alat seadanya. Empat jam setelah kejadian, tepat pukul 11.53 WIB, korban baru berhasil ditemukan di radius 5 meter dari lokasi kejadian dalam keadaan sudah meninggal. 

Ketua BPD, M Sholeh yang menemukan korban di dasar sungai Dusun Mbaru Kemlagilor. Korban dievakuasi dan di bagian keningnya masih ada bekas luka.

"Dari hasil pemeriksaan medis tidak ditemukan tanda - tanda bekas penganiayaan, " kata Kapolsek Turi,  AKP Suwarta.

Sumber: tribunnews.com


Posting Komentar

0 Komentar